Iklan

lisensi

Sabtu, 14 Maret 2026, Maret 14, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-13T20:01:39Z
KARAWANGNASIONAL

Miskomunikasi Antara Bupati Aep dan Wartawan: Sebuah Pelajaran Berharga

Advertisement


Karawang, Javanesia News - Kontroversi kabar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, 'ngambek'ah ke salah seorang wartawan media online berinisial AG di kegiatan santunan yatim piatu yang digelar Rescue Karang Taruna di kantor Kecamatan Karawang Barat, pada Minggu (3/3/2026) kemarin, menyisakan beberapa pertanyaan publik.

Sebagian publik menilai bahwa sikap Bupati Aep tersebut telah menunjukan sikap kepemimpinan anti-kritik terhadap aspirasi pembangunan masyarakat yang disampaikan melalui media massa. Tetapi sebagian publik lain menilai bahwa persoalan ini hanya masalah miskomunikasi saja, antara Bupati Aep dengan wartawan bersangkutan.

Pengamat Kebijakan Publik dan Praktisi Hukum, Asep Agustian SH. MH, menyatakan bahwa ia sudah komunikasi dengan wartawan AG dan Bupati Aep, dan menyimpulkan bahwa ini hanya masalah miskomunikasi saja. "Saya sudah komunikasi dengan wartawan AG, saya juga sudah komunikasi dengan beliau (bupati, red). Saya pikir ini hanya masalah miskomunikasi saja," ujarnya.

Asep Agustian juga menekankan bahwa pers merupakan bagian dari pilar demokrasi yang tidak bisa dilepaskan dari sistem pembangunan. Ia meminta kepada wartawan untuk selalu mengedepankan UU Pers dan etika jurnalistik di dalam setiap kali menulis berita.

"Gak ada kita niatan untuk saling menjatuhkan. Semuanya masih dalam koridor untuk sama-sama membangun Karawang. Pemda butuh wartawan, dan wartawan butuh informasi dari pemda. Jadi sekali lagi saya pikir ini hanya masalah miskomunikasi saja," tutup Asep Agustian.

Dalam kesempatan lain, Bupati Aep Syaepuloh sendiri telah meminta kepada wartawan untuk selalu mengingatkan kepemimpinannya dan mempersilahkan wartawan untuk menyampaikan kritik konstruktif terhadap program dan kinerja setiap dinas yang dinilai menyimpang dari visi 'Karawang Maju'.

Dengan demikian, diharapkan bahwa kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi yang lebih baik di masa depan.