Advertisement
Karawang, Javanesia News Media - Hotel Mercure Karawang dipenuhi lautan putih, Minggu (26/4/2026). Sebanyak 800 jamaah dari berbagai daerah berkumpul dalam acara Re-Connect To Baitullah, ajang silaturahmi akbar alumni umroh yang digelar rutin sejak 2017.
Acara ini bukan sekadar reuni. Panitia mengemasnya dengan talk show inspiratif, kajian sholawat, hingga pengundian Grand Prize umroh gratis. Peserta tak hanya datang dari Karawang, melainkan juga Bandung, Depok, Bogor, bahkan luar Jawa Barat. Aula ballroom hotel tampak sesak oleh antusiasme jamaah yang ingin kembali merajut kenangan Tanah Suci.
“Temu kangen saat di tanah suci dengan harapan bisa berangkat umroh bareng-bareng lagi ke sana,” ujar ketua pelaksana Rifki, dengan mata berkaca-kaca. Kalimat itu mewakili kerinduan kolektif para jamaah yang pernah bersama-sama thawaf, sa’i, dan bermunajat di depan Ka’bah.
Ketua Pelaksana, Rifki, menyebut Re-Connect To Baitullah telah konsisten digelar sejak 2017 hingga 2026. Menurutnya, acara ini menjadi pengingat spiritual sekaligus pemantik semangat ibadah. “Dengan adanya acara ini bisa menumbuhkan rasa rindu Baitullah, untuk umum dan khususnya alumni Sanema bisa berangkat lagi ke tanah suci dengan cara apapun yang ditentukan oleh Allah,” tegas Rifki.
Rangkaian acara dibuka dengan talk show bersama ustaz pembimbing umroh yang membahas makna perjalanan spiritual ke Baitullah. Dilanjutkan kajian sholawat yang menggema khidmat, membuat suasana haru menyelimuti ruangan. Puncaknya, pengundian Grand Prize umroh disambut takbir dan tepuk tangan seluruh peserta yang berharap namanya dipanggil.
Lebih dari sekadar kumpul-kumpul, Re-Connect To Baitullah membuktikan ikatan jamaah tak lekang waktu. Dari Karawang hingga luar Jawa Barat, semangat untuk kembali bersujud di Masjidil Haram menyatukan mereka. Panitia berharap kegiatan ini menjadi wasilah terbukanya jalan bagi siapa pun yang rindu kembali ke Tanah Suci, dengan izin dan cara terbaik dari Allah SWT.
Reporter : Aa Alfin
