Iklan

lisensi

Rabu, 19 Agustus 2026, Agustus 19, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-19T01:41:00Z
DAERAHHUKRIMOLAHRAGAPEMERINTAHAN karawang

HUT RI Ke-81, Disdukcapil Karawang Perkuat Layanan Administrasi Kependudukan Berbasis Digital

Advertisement

KARAWANG, Javanesia News - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karawang, Drs. Muhamad Syaepulloh, M.M., menyampaikan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Ia menegaskan momentum kemerdekaan harus diisi dengan penguatan pelayanan publik yang cepat, akurat, dan mudah dijangkau masyarakat.

"Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Kemerdekaan memberi kita tanggung jawab untuk memastikan setiap warga negara memiliki identitas dan pengakuan hukum. Itu adalah dasar dari setiap hak dan pelayanan," ujar Muhamad Syaepulloh di Karawang, Minggu 17 Agustus 2026.

Disdukcapil Karawang menargetkan transformasi layanan administrasi kependudukan terus berjalan. Fokus utama tahun 2026 adalah perluasan layanan digital, pemutakhiran data, serta peningkatan kualitas pelayanan di tingkat kecamatan dan desa.

"Saat ini masyarakat sudah bisa mengakses banyak layanan kependudukan tanpa harus datang ke kantor. KTP-el, KK, akta kelahiran, dan akta kematian sudah kami dorong berbasis online dan jemput bola. Tujuannya satu, memudahkan warga," jelasnya.

Menurutnya, data kependudukan yang valid dan mutakhir adalah fondasi penting pembangunan. Data tersebut digunakan untuk perencanaan program kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga pemilu.

Dalam rangka HUT ke-81 RI, Disdukcapil Karawang juga mengintensifkan gerakan "Satu Data, Satu Identitas". Gerakan ini untuk memastikan seluruh penduduk Karawang memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan terintegrasi dengan sistem nasional.

"Kami tidak ingin ada lagi warga yang tidak memiliki identitas karena terkendala jarak, waktu, atau informasi. Tim kami bersama operator desa dan kecamatan terus turun ke lapangan," katanya.

Disdukcapil juga berkomitmen menjaga keamanan data pribadi masyarakat. Sistem yang digunakan terus diperbarui agar sesuai standar perlindungan data dan terhindar dari penyalahgunaan.

Muhamad Syaepulloh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk segera mengurus dokumen kependudukan dan memanfaatkan layanan yang tersedia. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah kecamatan, desa, dan stakeholder terkait.

"Mari kita isi kemerdekaan dengan tertib administrasi. Dengan data yang benar, pembangunan jadi tepat sasaran. Dirgahayu Indonesiaku. Terus melaju untuk Indonesia Maju," pungkas Drs. Muhamad Syaepulloh, M.M.

Editing : Alfin