Advertisement
![]() |
| PT DUNIA ALFINKUY MEDIA |
KARAWANG, Javanesia News – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Drs. Rosmalia Dewi, S.H., M.H., menyampaikan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 dan mengajak seluruh pencari kerja, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan produktivitas dan keterampilan.
"Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. 17 Agustus 1945 adalah bukti bahwa bangsa ini berani merdeka. Hari ini, 81 tahun kemudian, kemerdekaan harus kita isi dengan kerja, kesempatan kerja, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia," ujar Rosmalia Dewi di Karawang, Minggu 17 Agustus 2026.
Menurutnya, salah satu kunci kemerdekaan yang sejati adalah ketika setiap warga memiliki pekerjaan layak dan penghasilan yang cukup untuk hidup bermartabat.
"Pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada yang tertinggal. Disnaker Karawang berkomitmen menjadi jembatan antara pencari kerja dengan dunia usaha dan industri," jelasnya.
Karawang sebagai salah satu pusat industri nasional memiliki tantangan sekaligus peluang besar. Kebutuhan tenaga kerja yang kompeten terus meningkat seiring pertumbuhan investasi.
Karena itu, Disnaker Karawang terus memperkuat program pelatihan berbasis kompetensi melalui BLK. Fokusnya pada skill yang dibutuhkan industri seperti operator, mekatronik, digital, dan kewirausahaan.
"Kami tidak hanya menyalurkan tenaga kerja, tapi juga mempersiapkan mereka. Agar siap kerja, siap bersaing, dan siap menghadapi era industri 4.0," katanya.
Rosmalia juga menegaskan pentingnya perlindungan pekerja. Disnaker aktif melakukan pengawasan ketenagakerjaan, mediasi hubungan industrial, serta memastikan hak-hak pekerja terpenuhi sesuai aturan.
"Kami mengajak perusahaan untuk patuh terhadap norma ketenagakerjaan. Karena iklim kerja yang sehat akan menciptakan produktivitas dan kesejahteraan bersama," ujarnya.
Di bidang kewirausahaan, Disnaker mendorong lahirnya wirausaha baru. Melalui pelatihan dan pendampingan, diharapkan tercipta lapangan kerja mandiri yang dapat menyerap tenaga kerja.
"Pemuda adalah masa depan. Jangan hanya menjadi pencari kerja, tapi juga harus menjadi pencipta lapangan kerja," tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Rosmalia mengajak seluruh elemen untuk menjadikan HUT ke-81 sebagai momentum memperkuat kolaborasi.
"Mari kita isi kemerdekaan dengan bekerja lebih keras dan lebih cerdas. Dengan tenaga kerja yang terampil dan produktif, Karawang akan terus menjadi motor penggerak ekonomi Jawa Barat. Dirgahayu Indonesiaku," pungkas Drs. Rosmalia Dewi, S.H., M.H.
Editing : Alfin
