Iklan

lisensi

Selasa, 18 Agustus 2026, Agustus 18, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-17T23:46:30Z
KARAWANGNASIONALOLAHRAGAPEMERINTAHAN karawang

HUT RI Ke-81, Dinas Pertanian Karawang: Ketahanan Pangan Adalah Kemerdekaan Sejati

Advertisement

PT DUNIA ALFINKUY MEDIA

KARAWANG, Javanesia News – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Drs. Rohman, http://M.Si., menyampaikan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 dan menegaskan bahwa mewujudkan ketahanan pangan adalah salah satu cara nyata mengisi kemerdekaan.

"Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. 17 Agustus 1945 adalah hari dimana bangsa ini memproklamasikan kemerdekaan. 81 tahun kemudian, tugas kita adalah memastikan rakyat tidak lapar dan memiliki akses pangan yang cukup, aman, dan bergizi," ujar Rohman di Karawang, Minggu 17 Agustus 2026.

Menurutnya, sejarah kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari perjuangan para petani dan pejuang pangan. Karena itu, di usia kemerdekaan yang ke-81, sektor pertanian harus terus dikuatkan sebagai fondasi ekonomi dan kedaulatan bangsa.

"Kemerdekaan sejati adalah ketika lumbung pangan kita kuat. Karawang sebagai lumbung padi nasional punya tanggung jawab besar untuk menjaga itu. Petani adalah pahlawan pangan kita hari ini," jelasnya.

Dinas Pertanian Karawang, kata Rohman, terus mendorong modernisasi pertanian. Mulai dari penggunaan teknologi, mekanisasi, hingga digitalisasi data pertanian agar produktivitas meningkat dan lebih efisien.

"Kami fokus pada 3 hal: peningkatan produksi, perlindungan petani, dan pemasaran hasil pertanian. Dengan begitu petani sejahtera, konsumen diuntungkan, dan stok pangan daerah aman," tegasnya.

Salah satu program prioritas adalah pendampingan kepada petani milenial dan kelompok tani. Tujuannya agar regenerasi petani berjalan dan pertanian menjadi sektor yang menarik bagi generasi muda.

"Kami tidak ingin sawah Karawang berhenti hanya sampai generasi sekarang. Anak muda harus mau bertani, tapi dengan cara modern, berbasis data dan teknologi," katanya.

Rohman juga menyoroti pentingnya menjaga lahan pertanian produktif. Alih fungsi lahan harus dikendalikan agar Karawang tetap menjadi daerah penyangga pangan nasional.

Ia mengajak seluruh penyuluh, stakeholder, dan masyarakat untuk menjadikan HUT ke-81 sebagai semangat baru bekerja untuk ketahanan pangan.

"Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata di sawah dan ladang. Dengan pangan yang kuat, Indonesia akan semakin kuat dan berdaulat. Dirgahayu Indonesiaku," pungkas Drs. Rohman, http://M.Si.

Editing : Alfin