Iklan

lisensi

Jumat, 23 Oktober 2026, Oktober 23, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-22T19:42:50Z
DAERAHHUKRIMKARAWANG

PERADI Karawang Kritik Barrier Gate Mapolresta: Bikin Ribet Warga, Parkir Dalam Khusus Polisi

Advertisement


KARAWANG, JavanesiaNews - Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Karawang mengkritik keras diberlakukannya barrier gate atau palang pembatas akses kendaraan di pintu masuk gerbang Mapolresta Karawang.

Ketua DPC PERADI Karawang, Asep Agustian, S.H., M.H., menilai kebijakan tersebut justru mempersulit masyarakat yang hendak mendapatkan pelayanan kepolisian.

"Sepengalaman saya selama ini, kayaknya cuma di Mapolresta Karawang yang seribet ini. Padahal di Polres, Polresta, Polda atau bahkan Mabes Polri sekalipun nggak seribet di Mapolresta Karawang. Barrier gate cuma bikin ribet masyarakat yang berkunjung saja," tutur Asep Agustian yang akrab disapa Askun, Kamis (22/10/2026).

Menurut Askun, perubahan status dari Polres menjadi Polresta seharusnya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, bukan sebaliknya.

"Kalau begini ceritanya, lebih baik kembalikan lagi saja statusnya menjadi Mapolres. Karena pelayanannya bukannya meningkat, ini malah menurun," katanya.

Ia menyoroti halaman parkir di dalam Mapolresta yang dikhususkan untuk kendaraan anggota, sementara masyarakat diarahkan parkir di luar dengan sistem berbayar.

"Jadi sebenarnya ini kantor pelayanan masyarakat apa kantor atau rumah pribadi," tanya Askun.

Terkait adanya parkir berbayar di samping Mapolresta, Askun mengaku akan melakukan pengecekan ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang untuk memastikan apakah ada kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Pasti akan saya cek ke Bapenda, apakah itu ada pemasukan PAD atau tidak. Kalau pun ada, berapa retribusi parkir yang masuk setiap bulannya," tegasnya.

Askun mendesak agar penerapan barrier gate tersebut dicabut. Menurutnya, kebijakan itu membuat Mapolresta terkesan eksklusif dan tidak mencerminkan kantor pelayanan publik.

"Ingat loh! Slogan Kapolri sekarang itu 'Polisi Bersama Masyarakat'. Artinya, polisi sekarang harus lebih humanis dan lebih dekat dengan masyarakat. Sekarang gimana mau dekat dengan masyarakat, soal parkir kendaraan saja malah dikhususkan untuk anggota polisi," tandasnya.

Editing : Alfinkuy