Advertisement
![]() |
| PT. DUNIA ALFINKUY MEDIA |
Jakarta, Javanesia News – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi besar-besaran di tubuh Polri. Salah satu jabatan strategis yang mengalami pergantian yakni posisi Kapolda Jawa Barat. Irjen Pol Pipit Rismanto resmi ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Barat menggantikan Irjen Pol Rudi Setiawan yang dipindahtugaskan menjadi Perwira Tinggi Bareskrim Polri.
Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026. Mutasi ini bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel. Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menegaskan rotasi jabatan merupakan hal alamiah. “Ini bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Sosok Irjen Pipit Rismanto dikenal sebagai perwira tinggi Polri dengan rekam jejak panjang di bidang reserse. Alumni Akpol 1994 itu pernah menjabat Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri. Selama di Bareskrim, Pipit menangani sejumlah perkara nasional, termasuk kasus gagal ginjal akut yang sempat menjadi perhatian publik. Latar belakangnya kental di reserse narkoba dan kriminal khusus.
Karier Pipit dimulai dari Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Barat pada 2013. Dua tahun kemudian, ia dipercaya menjadi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bangka Belitung. Kariernya terus menanjak setelah masuk ke Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri. Pada 2020, Pipit menjabat Wakil Dirtipidter sebelum dipromosikan menjadi Dirtipidter Bareskrim dengan pangkat Brigadir Jenderal pada 2021.
Sebelum dipercaya memimpin Polda Jawa Barat, Pipit lebih dulu menjabat Kapolda Kalimantan Utara. Pengalaman memimpin polda di wilayah perbatasan menjadi modal untuk mengelola Polda Jabar yang memiliki kompleksitas tinggi, mulai dari kepadatan penduduk, kerawanan kriminalitas, hingga dinamika sosial politik. Jawa Barat merupakan polda tipe A dengan 27 polres dan beban pengamanan yang padat.
Selain Kapolda Jawa Barat, Kapolri juga merotasi delapan Kapolda lain di sejumlah wilayah Indonesia. Langkah ini disebut sebagai bagian dari penguatan organisasi dan regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri. Dengan masuknya Pipit Rismanto, publik menanti gebrakan penegakan hukum, terutama pemberantasan kejahatan siber, narkoba, dan penanganan konflik sosial di wilayah hukum Polda Jabar.
Editor : Aa Alfin
