Advertisement
KARAWANG, Javanesia News – Senin, 7 September 2026.
Pengalaman panjang selama 49 tahun sebagai perokok menginspirasi H. Joni Wardi, atau yang akrab disapa Pak Joni, Owner Wisata Kaliwungu Karawang, untuk terjun ke industri tembakau. Ia resmi meluncurkan produk rokok kretek baru berlabel "KDM" yang diproduksi di Malang, Jawa Timur.
"KDM adalah singkatan dari Kesadaran Diri Manusia. Itu filosofi yang kami bawa. Rokok ini bukan hanya produk, tapi juga pengingat agar setiap orang punya kesadaran diri," ujar H. Joni Wardi saat ditemui di Karawang.
Keunikan KDM juga terlihat dari desain kemasannya. Terdapat gambar Maung Bodas yang menurut Pak Joni memiliki makna simbolis. "Maung Bodas artinya Manusia Unggul yang akan menciptakan Para Jawara. Jawara di sini adalah Jaringan Warung Rakyat. Kami ingin produk ini ikut menguatkan ekonomi warung-warung kecil," jelasnya.
Rokok kretek KDM telah memiliki pita cukai resmi. Proses produksinya dilakukan di pabrik Malang, Jawa Timur. Untuk tahap awal, pemasaran difokuskan di wilayah Karawang melalui warung-warung eceran.
Dari sisi harga, KDM diposisikan sebagai produk terjangkau. Dari distributor dibanderol Rp13.000 per bungkus. Sementara di warung, harga eceran dipasarkan berkisar Rp15.000 sampai Rp16.000 per bungkus isi 16 batang.
Hak cipta atas nama "KDM" merupakan milik H. Mashudi yang akrab disapa Budi Georn.
Pak Joni berharap kehadiran Rokok KDM bisa diterima masyarakat, khususnya di Jawa Barat, dan menjadi pilihan baru bagi penikmat rokok kretek. Selain itu, produk ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi warung rakyat di Karawang.
"Target kami sederhana. Produk lokal, harga terjangkau, dan bisa menggerakkan ekonomi warung. Itu semangat KDM," pungkasnya.
Editing : Alfin
Redaksi : 082113535575
