Iklan

lisensi

Selasa, 16 Juni 2026, Juni 16, 2026 WIB
Last Updated 2026-06-16T04:32:19Z
NASIONALOLAHRAGA

Kodim 0616/Indramayu Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Advertisement
PT. Dunia Alfinkuy Media

Indramayu, Javanesia News – Kodim 0616 / Indramayu menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Upacara Makodim, Jalan Gatot Subroto No. 1, Desa Pekandangan, Kecamatan Indramayu, Senin 1 Juni 2026. Upacara berlangsung khidmat mulai pukul 07.00 hingga 07.45 WIB.

Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., http://M.Han., Dandim 0616/Indramayu, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Seluruh personel Kodim 0616/Indramayu mengikuti rangkaian upacara dengan tertib sebagai bentuk penghormatan terhadap dasar negara.

Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI yang dibacakan Inspektur Upacara, Hari Lahir Pancasila ditegaskan bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum 1 Juni menjadi pengingat untuk meneguhkan kembali komitmen bangsa pada nilai-nilai luhur Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menempatkan Pancasila sebagai bintang penuntun dan jangkar moral Indonesia di tengah tantangan global, ketidakpastian dunia, hingga potensi fragmentasi sosial.

Amanat BPIP juga menyorot keberagaman Indonesia. Di tengah perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa, Pancasila terbukti mampu menjaga Indonesia tetap bersatu. Nilai gotong royong, toleransi, dan musyawarah menjadi kunci kohesi nasional.

Tanggung jawab Indonesia di kancah internasional turut disampaikan. Sesuai amanat UUD 1945 untuk ikut menjaga ketertiban dunia, Indonesia terus berkontribusi aktif dalam misi perdamaian PBB dan mediasi konflik regional. Ini menegaskan posisi Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi perdamaian.

Kepala BPIP mengajak generasi muda menjadikan Pancasila sebagai _living ideology_. Nilai-nilai Pancasila diharapkan tidak berhenti sebagai simbol, tetapi diamalkan dalam sikap, tindakan, dan keputusan sehari-hari. Dari sekolah, kampus, hingga ruang digital, pengamalan Pancasila harus nyata.

Kepada pemimpin daerah dan penyelenggara pemerintahan, amanat menekankan pentingnya kebijakan publik yang berlandaskan keadilan sosial. Kebijakan harus menjawab kebutuhan masyarakat dan menghadirkan rasa adil, bukan hanya kepatuhan administratif.

Menutup amanatnya, Kepala BPIP mengajak seluruh rakyat Indonesia memperkuat persatuan, menjunjung religiusitas, kemanusiaan, dan semangat kebangsaan. Tujuannya jelas: mewujudkan Indonesia yang maju, damai, sejahtera, dan bermartabat.

Bagi Kodim 0616/Indramayu, upacara ini menjadi sarana memperkuat nasionalisme prajurit dan masyarakat. Pengamalan nilai Pancasila di tingkat teritorial diharapkan memperkokoh persatuan, menjaga keutuhan NKRI, serta menumbuhkan kesadaran bahwa Pancasila relevan menjawab persoalan zaman.

Reporter : Aa Alfin