Iklan

lisensi

Selasa, 11 Agustus 2026, Agustus 11, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-11T00:00:22Z
KARAWANGNASIONALOLAHRAGAPEMERINTAHAN karawang

Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Bupati Aep dan Kodim 0604 Buka Akses Jatisari - Tirtamulya

Advertisement
PT Dunia Alfinkuy Media

KARAWANG, Javanesia News – Pemerintah Kabupaten Karawang bersama jajaran Kodim 0604/Karawang meresmikan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan wilayah Kecamatan Jatisari dan Kecamatan Tirtamulya, Senin 10 Agustus 2026. 

Peresmian jembatan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dan TNI dalam membuka akses masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

Kegiatan peresmian dihadiri langsung Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Nanda Siswanto, http://S.Sos., Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto, S.H., S.I.K., http://M.Si., Kajari Karawang Sigit Muharam, serta jajaran pemerintah kecamatan dan kepala desa dari wilayah Jatisari dan Tirtamulya.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0604/Karawang atas realisasi pembangunan jembatan tersebut. Ia menyebut kehadiran jembatan ini sangat strategis bagi mobilitas warga.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kodim 0604/Karawang yang telah merealisasikan pembangunan jembatan ini,” ujar Aep.

Menurut Bupati, sebelum jembatan ini dibangun masyarakat harus menempuh perjalanan memutar dengan waktu cukup lama. “Dulu masyarakat harus memutar, bahkan bisa memakan waktu sekitar tiga sampai lima jam. Dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat sekarang semakin terbuka dan mobilitas menjadi lebih mudah,” katanya.

Jembatan Perintis Garuda memiliki panjang sekitar 90 meter dengan lebar 1,5 meter dan saat ini diperuntukkan bagi kendaraan roda dua. Aep berharap infrastruktur ini tidak hanya mempermudah aktivitas harian, tetapi juga berdampak langsung pada perekonomian warga yang mayoritas petani.

“Harapannya tentu jembatan ini bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Karawang, khususnya masyarakat Kecamatan Jatisari dan Tirtamulya yang sekarang semakin dekat,” ungkapnya.

Pemkab Karawang juga berencana melanjutkan pembangunan akses pendukung seperti Jalan Usaha Tani JUT dan jalan penghubung antarwilayah. Aep menilai akses yang lebih baik akan menekan biaya distribusi hasil pertanian.

“Di sini mayoritas masyarakat adalah petani. Ada tanaman palawija dan sistem tumpang sari. Dengan mobilisasi yang semakin mudah, tentunya biaya angkutan hasil pertanian juga bisa lebih murah. Apalagi harga gabah saat ini berada di kisaran Rp7.000 hingga Rp9.000 per kilogram,” jelasnya.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari upaya membuka akses antarkampung yang sebelumnya terpisah kondisi geografis. Dengan jembatan ini, jarak tempuh yang sebelumnya memutar hingga beberapa kilometer kini dapat dipangkas signifikan. Renovasi akses penghubung antarwilayah yang rusak juga akan dilakukan agar mobilitas warga semakin lancar.

“Semoga jembatan ini benar-benar bermanfaat dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Negara harus hadir untuk memberikan kemudahan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas Aep.

Editing : Aa Alfin